Arsip untuk Oktober, 2007

Post

Burma atau Myanmar?

In Politik on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

Tragedi juga membidani polemik penggunaan nama negara kaya gas alam itu oleh kantor-kantor berita internasional. Kaum tua (anti-junta) dan aktivis prodemokrasi memprotes nama baru negeri Burma: Myanmar. Mereka mengecam siapa saja yang menggunakannya.
Baca Lebih Lanjut »

Post

Jangan Abaikan Blog

In Blogroll on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

Anda boleh pesimistis. Tapi ini lah faktanya: blog telah menjadi kekuatan paling baru dan bertenaga di jagad media. Sekitar 130.000 blogger diperkirakan beraktivitas di Indonesia. AS mencatat sejarah mengeluarkan kartu pers untuk dua orang blogger di pengadilan. Myanmar punya tragedi yang lebih dahsyat dibalik mata seorang blogger.

Baca Lebih Lanjut »

Post

CNN, Fox News, MSNBC, Youtube: Handycam

In Kolom on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

Clarissa Jessup berada di antrian berikutnya untuk bertanya kepada John Kerry di Universitas Florida, ketika seorang mahasiswa memberikannya kamera digital untuk merekam situasi yang terjadi pada saat itu. “Polisi mengancam menahan saya gara-gara rekaman itu,” kata Jessup, yang mengaku belum pernah menemui Andrew Meyer, mahasiswa yang ‘’menitipkannya” handy cam tersebut. Ketika Meyer diseret oleh segerombolan polisi dan ditundukkan dengan senapan, Jessup (22), dengan cepat mengirim cuplikan rekaman video tersebut ke CNN- dengan alasan ia ingin perhatian nasional dan tidak terlalu menyukai Fox News.

Baca Lebih Lanjut »

Post

Myanmar, negeri di antara junta dan perang suku

In Politik on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

Para penguasa negara pariah di dunia pada umumnya mudah dikenal kepribadiannya. Kim Jong Il dengan gaya rambut ”jigrak” seperti disengat listrik. Muammar Gaddafi dengan kacamata hitam pilotnya, atau Mahmoud Ahmadinejad yang gemar berjaket. Tetapi Myanmar? Tak seorang pun yang boleh terbilang masuk dalam ingatan.

Baca Lebih Lanjut »

Post

Gore dan Nobel Perdamaian itu

In Politik on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

Berita dari Norwegia pagi ini menyebutkan mantan Wakil Presiden Al Gore memenangkan Nobel Perdamaian untuk prestasinya mengembalikan iklim global. Menyusul kemenangannya itu, Gore meminta agar Nobel itu jangan dilihat sebagai barang politik murahan.

Baca Lebih Lanjut »

Post

Perkins; pengakuan sang ”preman ekonomi”

In Politik on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

bagaimana globalisasi buatan AS digunakan untuk menipu negara-negara miskin?

Amy Goodman, seorang penyiar radio independen, berbicara dengan John Perkins, seorang mantan anggota yang amat dihormati di lingkungannya di perhimpunan perbankan internasional. Perkins adalah penulis buku dengan judul asli The Confessions of Economic Hitman. Pengakuan Seorang ”Preman Ekonomi”.

Baca Lebih Lanjut »

Post

SBY

In Fotografi on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

sby.jpg 

Me and my friends Watchara (The Nation Bangkok) and Joseph Morong (Gmanetwork TV Philippines) relaxed together while enjoyed typical Thai’s food in Sao Hai Village in East Sea Bangkok. Waw!! it’s delicious.. Thai’s food similarly to Indonesian’s also. But anyway else, it was very glad to relaxed after covering the news. Relaxed together come on. Santai Bareng Yuk (SBY) ..

Post

SMD

In Fotografi on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

valdesz1.jpg

MASA DEPAN. Anda percaya? Ini lah sutradara masa depan di kancah perfilman Indonesia. Gaye-nya seh boleh, hasilnye? Ha.. ha.. Ya pasti bagus lah namanya juga the future director: Sutradara Masa Depan (SMD). Hah .. !?!

Post

My Father Eyes

In Fotografi on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

kebon-064.jpg

FARMER. My father take a pose in front of his lovely palm trees at Pantai Melayu Village in Simalungun sub- district. After finished his tour of duty as a civil servant five years ago, my pa being a farmer now. Far from home and crowded city, he enjoy his new job so much.

Post

Dari ESD- UNESCO di Bangkok: Catatan Perjalanan (4- Habis)

In Features on 12-04-2008 oleh valdesz djoenianto

Berkaca Pada Sungai Pasak 

Kisah terakhir dari mereka yang sejati mempertahankan kelestarian alam adalah Kingkaew Takaew. Perempuan 50 tahun ini saksi hidup soal sejarah Sungai Pasak yang membelah tiga provinsi di Thailand. 

Baca Lebih Lanjut »