Sub judul dalam rilis yang dibagikan oleh Green Peace adalah cermin yang sesungguhnya. Problem: ”Rich Forest-Poor People”.
Realita itu barangkali yang membuat Gubernur Papua Barnabas Suebu menggandeng NGO dalam mempertahankan hak-hak rakyat Papua. Ini boleh disebut ”anti-teori” karena menyatunya dinamika kepentingan dua pihak yang senantiasa berseberangan.
Namun di pulau burung itu, mereka menyatukan hati dan pikiran dalam melawan tindakan eksploratif atas hutan-hutan Papua.