Clarissa Jessup berada di antrian berikutnya untuk bertanya kepada John Kerry di Universitas Florida, ketika seorang mahasiswa memberikannya kamera digital untuk merekam situasi yang terjadi pada saat itu. “Polisi mengancam menahan saya gara-gara rekaman itu,” kata Jessup, yang mengaku belum pernah menemui Andrew Meyer, mahasiswa yang ‘’menitipkannya” handy cam tersebut. Ketika Meyer diseret oleh segerombolan polisi dan ditundukkan dengan senapan, Jessup (22), dengan cepat mengirim cuplikan rekaman video tersebut ke CNN- dengan alasan ia ingin perhatian nasional dan tidak terlalu menyukai Fox News.
Pada 1999 sempat meminati fotografi jurnalistik. Ikut kursus fotografi dasar di Galeri Foto Jurnalistik Antara (angkatan V) di bawah asuhan kurator Yudhi Soeryoatmodjo dan Hermanus E. Priyatna (kini redaktur foto Antara).
Selama beberapa waktu magang sebagai stringer di Biro Foto Antara dan bekerja sebagai editor foto untuk sebuah proyek buku di Biro Foto Indopix Jakarta bersama Tantyo Bangun (mantan wartawan Matra/kini Pimred ''National Geografic'' edisi Indonesia).
Pada Desember 2001 menyelesaikan studi di jurusan Kriminologi Fisip UI, pindah ke Batam, dan menetapkan hati berkarir sebagai wartawan tulis.
Kini, bekerja sebagai wartawan di Harian Sumut Pos sejak September 2006, setelah dari 2002-2006 bertugas di Batam Pos, koran daerah yang juga tergabung dalam Jawa Pos News Networking (JPNN).
Saat ini sedang menyelesaikan studi di Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.